menubar

Wednesday, November 5, 2014

13 Prinsip Dalam Seni Sihir

13 Prinsip Dalam Seni Sihir

 1. Kami melakukan ritual untuk menyatukan diri dengan alam, yang mengikuti fase bulan

2. Kami menyadari bahwa tingkat intelegensi kami memberikan tanggung jawab yang unik terhadap lingkungan. Kami berusaha untuk hidup selaras dengan alam, dan menjaganya tetap seimbang.

3. Kami menyadari bahwa adanya kekuatan besar dibalik alam semesta ini, yang terkadang disebut sebagai supernatural oleh para manusia biasa yang bagi kami sebagai potensi untuk mengembangkan diri

4. Kami menyadari adanya kuasa penciptaan yang diwakili oleh energi maskulin dan feminim (lingga dan yoni), terdapat energi maskulin dan feminim dalam setiap aspek kehidupan di alam semesta. Kami percaya energi ini tidak ada yang lebih baik dari energi lainnya karna energi ini bersifat saling mendukung. Kami menghargai seks tidak hanya sebagai kesenangan melainkan juga sebagai salah satu sumber energi yang kami gunakan dalam praktik supranatural.


5. Kami menyadari adanya dua dunia yang saling berdampingan, Kedua dunia yang berdampingan terkadang dapat menimbulkan fenomena supranatural bagi kedua alam tersebut


6. Kami tidak mengakui hirarki otoriter, namun kami menghargai mereka yang mengajari kami, menghormati mereka yang berbagi pengetahuan dan kebijaksanaan yang lebih besar

7. Kami melihat agama, supranatural dan kebijaksanaan saling berhubungan dalam 1 pandangan dan filsafat hidup yang kami sebut sebagai jalan bagi para kaum pagan

8. Menyebut diri anda penyihir tidak menjadikan anda sebagai penyihir, walau anda keturunan penyihir itu sendiri atau anda memiliki gelar, melakukan ritual inisiasi sekalipun. Penyihir akan berusaha mengontrol kekuatan didalam dirinya untuk pengembangan diri agar dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar, memperoleh kebijaksanaan tanpa merugikan orang lain dan menyatu dengan alam

9. Kami mempercayai Affirmasi baik yang berulang-ulang dapat mengakses alam bawah sadar dan merubah alam kehidupan kami menjadi lebih baik


10. Perbedaan kami terhadap agama atau aliran-aliran kepercayaan lainnnya adalah, kami bukan satu-satunya jalan menuju kebenaran, manusia tidak akan menemukan kebenaran dalam dirinya apabila ia tidak mengetahui apa itu kebenaran

11. Sebagai penyihir kami tidak mengkhawatirkan sejarah para pendahulu kami, asal usul istilah atau tradisi dan perbedaan dalam tradisi itu sendiri

12. Kami tidak menerima konsep kejahatan secara mutlak, kami juga tidak menyembah entitas yang dikenal sebagai setan atau iblis (karena kami tidak mengenal konsep kejahatan mutlak itu tadi)

13. Kami percaya bahwa kehidupan kami dipengaruhi oleh siklus alam semesta yang terus berlanjut dan berulang-ulang


NB: Prinsip ini tidak bersifat mutlak dan harus diikuti oleh semua penyihir, karna prinsip itu datang dari dalam diri dan setiap orang mempunyai prinsip tersendiri

No comments:

Post a Comment